Bupati Kukar Dorong Plat Kendaraan Lokal dan Ekspor Desa untuk Perkuat Fiskal Daerah

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. Sumber: mediameratus.com

KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengupayakan peningkatan kemandirian fiskal. Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, meminta perusahaan yang beroperasi di wilayahnya berkontribusi dengan menggunakan kendaraan berplat Kukar dan memastikan pencatatan penggunaan bahan bakar dilakukan atas nama Kukar.

Menurutnya, dua langkah tersebut berpotensi memberikan tambahan dana bagi hasil yang signifikan bagi daerah. “Kalau kendaraan perusahaan berplat Kukar dan DO bahan bakarnya tercatat di Kukar, kontribusi fiskalnya akan besar,” ujar Aulia.

Baca Juga  Warga Jadi Penggerak Utama Kemajuan Desa Wisata di Kukar

Selain mengandalkan sektor formal, Aulia menilai penguatan ekonomi juga bisa dilakukan melalui sektor non-ekstraktif seperti pariwisata, pertanian, UMKM, dan koperasi. Salah satu program yang tengah dirancang adalah Koperasi Merah Putih yang bertujuan memperkuat keuangan desa.

“Kita ingin Koperasi Merah Putih menjadi pendorong kemandirian fiskal desa. Kalau fiskal desa kuat, otomatis desa akan mandiri,” jelasnya.

Baca Juga  Kota Bangun Darat Tidak Ada Eksistensi sebagai Tuan Rumah Rakernas AMAN, Dorong Pengakuan Hukum bagi Masyarakat Adat

Aulia menyoroti bahwa alokasi 10 persen Dana Desa (ADD) dari total APBD cukup membebani anggaran kabupaten. Oleh karena itu, memperkuat kemampuan desa mengelola pendapatan sendiri dinilai sebagai langkah strategis agar pemerintah daerah bisa lebih fokus meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Ia juga memaparkan dua strategi utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD): menarik kunjungan wisatawan dan memperluas pasar produk lokal ke luar Kukar. “Ketika orang luar datang dan berbelanja di sini, uang yang berputar akan menguatkan PDRB,” ungkapnya.

Baca Juga  Dispora Kutim Rancang Kolam Renang Standar Internasional di Kawasan Stadion Kudungga

Pemerintah daerah kini tengah memetakan potensi ekspor di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan. Langkah ini didukung dengan pembukaan jalur penerbangan langsung dari Balikpapan ke Malaysia, Singapura, dan Brunei.

“Dengan akses penerbangan langsung ini, kita berharap ekspor produk dari Kukar akan semakin meningkat,” pungkas Aulia. (Adv)

Bagikan: