Kutim Genjot Rehabilitasi Destinasi Wisata, Fasilitas Diperkuat untuk Dorong Pariwisata Berkelanjutan

Media Meratus, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim, mempercepat rehabilitasi destinasi wisata sebagai langkah memperkuat fondasi pariwisata berkelanjutan, serta program ini menyasar lima destinasi unggulan dengan tujuan menciptakan wisata ramah lingkungan, nyaman, dan memberikan dampak ekonomi jangka panjang.

Destinasi prioritas itu meliputi Pulau Miang, Pantai Marang, Teluk Lombok, Teluk Perancis, dan Sukamaju.

Rehabilitasi dilakukan dengan prinsip keberlanjutan, yaitu memperbaiki fasilitas tanpa merusak nilai alam dan budaya yang menjadi identitas destinasi.

Baca Juga  Sebulu Fokus Perkuat Pengelolaan Sampah dan Pertanian di 2025

Kepala Dispar Kutim, Nurullah, menegaskan bahwa pembangunan fasilitas bukan hanya untuk mendukung estetika, tetapi juga untuk mendukung keberlanjutan industri pariwisata.

“Pariwisata akan bertahan lama bila kenyamanan dan kelestarian berjalan seimbang. Ini yang kita fokuskan dalam rehabilitasi destinasi,” jelasnya.

Selain fasilitas fisik, program rehabilitasi juga mencakup peningkatan literasi masyarakat mengenai pelayanan wisata, kebersihan, dan perawatan lingkungan.

Pemerintah melibatkan masyarakat lokal agar destinasi bukan hanya dibangun, tetapi dikelola secara berkelanjutan.

Baca Juga  Bupati Kukar Berkomitmen Lanjutkan Perjuangan untuk Tenaga Honorer yang Belum Jadi PPPK

Fasilitas baru seperti toilet ramah lingkungan, gazebo, area istirahat, dan area usaha masyarakat disiapkan untuk menciptakan alur wisata yang nyaman dan produktif.

Pemerintah memastikan pembangunan memprioritaskan efisiensi energi dan pengelolaan sampah berstandar wisata.

Pulau Miang menjadi pusat pengembangan wisata bahari, Pantai Marang dan Teluk Perancis diarahkan untuk wisata berbasis keluarga, sedangkan Wisata Sukamaju diposisikan sebagai wisata alam dan desa.

Untuk Teluk Lombok, pemerintah fokus pada rehabilitasi sisi keamanan sebelum promosi lanjutan dilakukan.

Baca Juga  Dispora Kukar Gelar Festival Kreatif Pemuda Ramadhan Ke II

Menurut Nurullah, keberlanjutan pariwisata akan menjadi fondasi perkembangan ekonomi jangka panjang.

“Kalau wisata dikelola berkelanjutan, manfaatnya bukan hanya untuk hari ini tetapi untuk generasi berikutnya. Masyarakat harus menjadi bagian dari proses ini,” tegasnya.

Dengan percepatan rehabilitasi destinasi wisata, Kutim berharap pariwisata menjadi sektor unggulan yang tidak hanya meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga menjaga lingkungan dan memastikan kesejahteraan masyarakat lokal.(ADV)

Bagikan: