Tak Hanya Pantai, Air Terjun Tanger Bidadari Jadi Magnet Wisata Alam Kaliorang

Media Meratus, Kutai Timur – Kecamatan Kaliorang terus mengembangkan potensi pariwisata alam sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Selain wisata pesisir yang telah dikenal luas, kawasan ini juga memiliki destinasi alam lain yang mulai menarik perhatian wisatawan, salah satunya Air Terjun Tangga Bidadari.

Keberadaan air terjun tersebut memperkaya pilihan destinasi wisata bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana alam pegunungan dan kesejukan air terjun. Hal ini menunjukkan bahwa Kaliorang tidak hanya menawarkan panorama pantai, tetapi juga wisata alam yang beragam.

Camat Kaliorang, Rusmono, menyampaikan bahwa pengembangan destinasi non-pantai menjadi bagian dari strategi memperluas daya tarik wisata daerah.

Baca Juga  17 Sengketa Tanah di Kutim Tuntas, Dinas Pertanahan Fokus Mediasi dan Verifikasi Lapangan

“Air Terjun Tangga Bidadari menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata alam selain pantai. Ini potensi besar yang terus kami dorong pengelolaannya,” ujarnya.

Meningkatnya kunjungan ke objek wisata alam tersebut turut memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Warga mulai memanfaatkan peluang dengan membuka usaha kecil seperti penjualan makanan, minuman, dan jasa pemandu lokal.

Seiring dengan tumbuhnya kunjungan wisata, pemerintah kecamatan juga mulai menyiapkan rencana pengembangan fasilitas pendukung. Fasilitas tersebut dirancang untuk menunjang kegiatan publik sekaligus memperkuat ekosistem UMKM di sekitar destinasi wisata.

Penguatan sektor UMKM dipandang penting karena menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat lokal. Melalui pengembangan wisata alam, diharapkan pelaku usaha kecil dapat berkembang seiring meningkatnya arus pengunjung.

Baca Juga  Koperasi Merah Putih Resmi Berdiri, Fokus Penuhi Kebutuhan Masyarakat Melayu

Pertumbuhan UMKM ini juga diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal secara lebih luas. Anak-anak muda yang selama ini banyak bekerja di sektor nonformal diarahkan untuk terlibat dalam usaha produktif berbasis pariwisata.

Dengan keterlibatan generasi muda, sektor pariwisata di Kaliorang diharapkan dapat berkembang secara kreatif dan berkelanjutan. Inovasi layanan wisata dan produk lokal menjadi kunci agar destinasi tetap diminati.

Pemerintah kecamatan menilai sinergi antara pengelolaan wisata dan pengembangan UMKM harus berjalan seimbang. Tanpa dukungan fasilitas yang memadai, potensi ekonomi dari sektor wisata tidak akan optimal.

Baca Juga  Tabang Didorong Jadi Ikon Baru Wisata Kukar, Dispar Hadapi Tantangan Serius

“Kami ingin pertumbuhan UMKM sejalan dengan berkembangnya wisata alam. Harapannya, ini bisa membuka lapangan kerja baru, terutama bagi anak muda di Kaliorang,” kata Rusmono.

Ke depan, pemerintah kecamatan berencana terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk memperbaiki akses dan fasilitas menuju destinasi wisata alam seperti Air Terjun Tangga Bidadari.

Dengan keragaman destinasi yang dimiliki, Kecamatan Kaliorang optimistis mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.(ADV)

Bagikan: