Pembebasan Lahan RSUD Muara Bengkal Rampung, Pemkab Kutim Pacu Penguatan Layanan Kesehatan Wilayah Hulu

Media Meratus, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memastikan proses pembebasan lahan untuk pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Bengkal telah tuntas dilaksanakan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam percepatan pembangunan fasilitas kesehatan strategis di wilayah hulu Kutai Timur.

RSUD Muara Bengkal memiliki peran vital sebagai pusat layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat di sejumlah kecamatan sekitar. Dengan rampungnya pembebasan lahan, pengembangan rumah sakit tersebut kini dapat dilanjutkan secara lebih optimal dan terencana.

Kepala Dinas Pertanahan Kutai Timur, Simon Salombe, menyampaikan bahwa keberhasilan pembebasan lahan ini tidak lepas dari sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca Juga  Festival Nasi Bekepor Unikarta Jadi Wadah Pelestarian Budaya Kukar

“Kami memperkuat koordinasi dengan OPD terkait agar proses pembebasan berjalan sesuai regulasi dan mendukung percepatan pembangunan RSUD Muara Bengkal,” ujarnya.

Proses pembebasan lahan dilakukan melalui tahapan administratif yang ketat, mulai dari pendataan, verifikasi kepemilikan, hingga pendampingan kepada masyarakat. Pemerintah daerah memastikan seluruh prosedur dijalankan secara transparan dan akuntabel.

Keberadaan lahan yang telah dibebaskan memberikan kepastian ruang bagi pengembangan fasilitas rumah sakit, baik untuk penambahan bangunan pelayanan, penunjang medis, maupun infrastruktur pendukung lainnya.

Pemkab Kutai Timur menilai penguatan RSUD Muara Bengkal sebagai langkah strategis untuk pemerataan layanan kesehatan. Selama ini, masyarakat wilayah hulu harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan layanan medis lanjutan.

Baca Juga  Pengangkatan PPPK Dipercepat, BKPSDM Kukar Masih Tunggu Petunjuk Teknis

Dengan pembangunan yang terus berjalan, RSUD Muara Bengkal diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan, baik dari sisi jumlah pasien, kualitas layanan, maupun ketersediaan fasilitas kesehatan modern.

Selain berdampak pada sektor kesehatan, percepatan pembangunan rumah sakit juga diyakini memberikan efek positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk penyerapan tenaga kerja dan peningkatan aktivitas kawasan sekitar.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pembebasan lahan bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari komitmen menghadirkan layanan publik yang lebih baik dan merata.

Baca Juga  Loh Sumber Turunkan Angka Stunting Lewat Kerja Sama Warga dan Pemerintah Desa

“RSUD Muara Bengkal adalah fasilitas kesehatan strategis di wilayah hulu, sehingga pembebasan lahan ini menjadi fondasi penting agar layanan kesehatan ke depan bisa lebih optimal dan berkelanjutan,” kata Simon Salombe.

Ke depan, Dinas Pertanahan Kutai Timur berkomitmen terus mendukung program pembangunan lintas sektor, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Dengan selesainya pembebasan lahan ini, Pemkab Kutai Timur berharap pengembangan RSUD Muara Bengkal dapat berjalan lebih cepat dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.(ADV)

Bagikan: