Dishub Kukar Targetkan Ribuan LPJU Rampung dan Menyala Akhir Oktober

epala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar Ahmad Junaidi (Dok: Media Meratus)

Media Meratus, Kutai Kartanegara – Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di sejumlah wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) terus dikebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar menargetkan sekitar 4.000 titik LPJU dapat rampung dan mulai berfungsi pada akhir Oktober 2026.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar Ahmad Junaidi mengatakan, progres pekerjaan saat ini telah mencapai sekitar 40 hingga 50 persen. Pemasangan dilakukan secara bertahap di wilayah hulu, tengah hingga pesisir.

“Ini kurang lebih sekitar 4.000 titik, itu dari hulu, tengah maupun di wilayah pesisir, hampir tersebar di seluruh kecamatan,” kata Ahmad Junaidi, Sabtu (26/9/2026).

Pemasangan tidak dilakukan secara serentak di seluruh titik. Dishub memprioritaskan ruas jalan kabupaten yang memiliki aktivitas lalu lintas cukup tinggi dan dinilai membutuhkan penerangan.

Baca Juga  Muara Badak Siap Sukseskan HKG PKK 2025 dengan Semangat Dongkrak UMKM Lokal

Beberapa wilayah yang menjadi sasaran di antaranya Kecamatan Samboja, Muara Jawa, Muara Badak dan Anggana.

“Yang prioritas di semua kecamatan kan memang belum seluruhnya tertangani. Prioritas penanganannya kan di jalan-jalan kabupaten,” jelasnya.

Untuk Kecamatan Samboja, pemasangan salah satunya diarahkan pada ruas jalan menuju Pantai Ambalat. Sementara di Muara Jawa, titik pekerjaan berada di Kelurahan Tama Pole dan Muara Kembang.

Kemudian di Muara Badak, pemasangan menyasar kawasan Kutai Lama. Adapun di Anggana, LPJU diprioritaskan pada sejumlah jalan kabupaten dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi.

“Di jalan kabupaten seperti di Kecamatan Samboja itu jalan menuju ke Pantai Ambalat. Kemudian seperti di Muara Jawa itu di Kelurahan Tama Pole, Muara Kembang, kemudian di Muara Badak itu di Kutai Lama, itu di Anggana, jalan-jalan kabupaten terutama yang cukup padat lintasnya itu yang kita prioritaskan,” ujarnya.

Baca Juga  Hari Disabilitas, Bupati Kutim Tegaskan Anak Berkebutuhan Khusus Bagian Penting Masa Depan Daerah

Ahmad menjelaskan, pengerjaan LPJU mencakup sejumlah tahapan. Mulai dari penggalian lubang, pembuatan fondasi, pemasangan tiang, penarikan kabel hingga pemasangan komponen pendukung lainnya.

Sejumlah tahapan bahkan telah berjalan bersamaan di beberapa lokasi. Fondasi yang telah dibuat masih menunggu proses pengeringan sebelum dilanjutkan dengan pemasangan tiang.

“Jadi kalau pekerjaan itu kan yang pertama penggalian lubang, kemudian pasang fondasi, kemudian pasang tiang, tarik kabel, kemudian kilometer dan sebagainya. Nah ini proses penggalian kemudian pemasangan fondasi sudah berjalan, nunggu kering, nanti kalau sudah kering baru pasang tiang,” jelas Ahmad.

Baca Juga  Kukar Tingkatkan Upaya Perlindungan Perempuan dan Anak di Tengah Kasus Kekerasan

Dengan progres yang terus berjalan, Dishub Kukar menargetkan seluruh pekerjaan selesai sesuai masa kontrak pada akhir Oktober 2026. Setelah seluruh pekerjaan rampung, LPJU di titik-titik tersebut diharapkan langsung dapat difungsikan.

“Kalau kontrak kita akhir Oktober, akhir Oktober sudah bisa menyala insya Allah, mudah-mudahan tidak ada halangan,” pungkasnya.

Mengenai anggaran, Ahmad mengaku belum mengingat secara rinci total pagu untuk keseluruhan kegiatan. Ia menjelaskan, kebutuhan biaya berbeda di setiap lokasi karena menyesuaikan panjang ruas jalan dan kondisi lapangan.

“Kalau anggaran saya agak lupa ya detailnya lupa. Tapi kegiatan-kegiatan itu kan ada yang Rp200 juta per lokasi tergantung lokasinya. Ada yang pendek, ada yang panjang. Saya detail angka-angkanya agak gitu,” tutupnya. (Adv)

Bagikan: