Arbizz Space dan KukarGo Jadi Andalan Baru Pemkab Kukar Dorong UMKM Naik Kelas

peluncuran Arbizz Space sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif dan KukarGo sebagai platform pemasaran berbasis digital (Dok: Media Meratus)

Media Meratus, Kutai Kartanegara -Upaya memperluas peluang usaha dan pemasaran produk lokal terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar). Kali ini, pemerintah daerah menghadirkan dua sarana sekaligus, yakni Arbizz Space sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif dan KukarGo sebagai platform pemasaran berbasis digital.

Kedua fasilitas tersebut resmi diluncurkan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di kawasan Taman Pujasera Tenggarong, Sabtu malam (3/10/2026).

Kehadiran Arbizz Space menjadi langkah Pemkab Kukar dalam menyediakan tempat bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha sekaligus mempertemukan berbagai aktivitas masyarakat. Tidak hanya perdagangan, kawasan ini juga diproyeksikan menjadi ruang rekreasi dan pertunjukan seni budaya.

Antusiasme pelaku usaha terlihat dari seluruh kapasitas tenan yang disediakan. Sebanyak 58 tenan di Arbizz Space kini telah terisi, termasuk oleh pedagang yang berasal dari luar Kecamatan Tenggarong.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyebut, tingginya minat pedagang menjadi modal awal untuk menghidupkan kawasan tersebut. Namun, menurutnya, tantangan berikutnya adalah memastikan Arbizz Space terus ramai dikunjungi masyarakat.

Baca Juga  Amplang Balet Desa Teluk Dalam Tembus Pasar Global, Bukti Kreativitas UMKM Lokal

“Alhamdulillah, tenan yang kita siapkan di sini sebanyak 58 tenan sudah penuh semua. Tadi kami juga sempat berdiskusi dengan pengunjung yang ada di sini. Mereka merasa cukup nyaman berada di Arbizz Space ini,” ujarnya.

Dia menginginkan kawasan tersebut memiliki daya tarik yang berkelanjutan sehingga tidak hanya ramai pada waktu-waktu tertentu. Aktivitas ekonomi di dalamnya diharapkan terus bergerak dan memberikan manfaat langsung bagi pedagang.

Aulia juga menekankan, konsep Arbizz Space tidak boleh terbatas sebagai lokasi berjualan. Lebih dari itu, kawasan ini diharapkan menjadi titik pertemuan masyarakat dengan beragam kegiatan.

“Kita berharap Arbizz Space ini betul-betul menjadi space untuk hub-nya orang, hub-nya warga masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara untuk kegiatan rekreasi, budaya, dan bisnis,” katanya.

Untuk mendukung konsep tersebut, Pemkab Kukar akan memanfaatkan panggung yang tersedia dengan menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya. Kegiatan seperti tari-tarian dan atraksi budaya lainnya diharapkan mampu menambah daya tarik pengunjung.

Selain menyediakan ruang usaha secara fisik, Pemkab Kukar juga mulai memperkuat pemasaran UMKM melalui KukarGo. Platform ini dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen secara digital, sehingga transaksi dan akses terhadap produk lokal bisa dilakukan lebih mudah.

Baca Juga  Dispar Kukar Siapkan Talenta Lokal Sambut Era IKN Lewat Sertifikasi Keahlian Pariwisata dan Kreatif

Salah satu hal yang ditekankan Aulia adalah kebijakan tanpa pungutan bagi pedagang yang memanfaatkan aplikasi tersebut. Dengan demikian, pelaku UMKM dapat memasarkan produknya tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan berupa potongan transaksi dari platform.

“Yang pasti KukarGo ini gratis. Tidak ada potongan kepada para penjual,” tegasnya.

Meski demikian, Aulia mengakui KukarGo masih memerlukan pengembangan, khususnya untuk memperkuat sistem yang menghubungkan penjual dan pembeli, termasuk mekanisme pembayaran digital.

Pemkab Kukar pun berharap Bankaltimtara dapat terlibat dalam pengembangan sistem pembayaran tersebut agar layanan KukarGo semakin optimal dan memudahkan masyarakat dalam bertransaksi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar Muhammad Reza menyebut, Arbizz Space memberikan kesempatan bagi pelaku usaha dari berbagai wilayah untuk memasarkan produk mereka di Tenggarong.

Keterlibatan pedagang dari luar kecamatan bahkan menjadi salah satu gambaran bahwa fasilitas tersebut mulai menarik minat pelaku usaha di berbagai daerah. Salah satunya pedagang kopi dari Kecamatan Kembang Janggut, tepatnya dari kawasan sekitar Hambau.

Baca Juga  Dispar Kukar Siapkan Wajah Baru Kawasan Pujasera untuk Dukung Wisata Kuliner di Tenggarong

Reza menambahkan, KukarGo juga disiapkan sebagai etalase digital yang menghimpun berbagai produk UMKM binaan perangkat daerah. Pengelolaan operasional aplikasi tersebut berada di bawah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).

Adapun produk yang dipasarkan berasal dari sejumlah OPD, di antaranya Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker).

Melalui dua fasilitas ini, Pemkab Kukar berupaya membangun pola pemasaran UMKM yang saling melengkapi. Arbizz Space memberikan ruang bagi pedagang untuk menjangkau konsumen secara langsung, sedangkan KukarGo membuka peluang pemasaran melalui jaringan digital.

Pemerintah daerah berharap kombinasi keduanya mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk lokal, sekaligus memperkuat kontribusi UMKM terhadap perekonomian masyarakat Kukar. (Adv)

Bagikan: