KUKAR – Pemerintah Kecamatan Loa Janan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kualitas layanan publik sebagai arah utama pembangunan di tahun 2025.
Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, menjelaskan bahwa prioritas pembangunan tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Selain itu, pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh desa juga tetap menjadi perhatian.
“Hampir seluruh desa di Loa Janan mendapatkan program pembangunan, baik dari usulan anggota DPRD maupun langsung dari pemerintah kabupaten,” ujarnya, Jumat (1/8/2025)
Salah satu fokus baru yang diangkat tahun ini adalah pengelolaan sampah dan lingkungan. Meskipun penanganan teknis berada di bawah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, pihak kecamatan tetap aktif mendukung di lapangan.
Saat ini, pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tengah berlangsung di Desa Loa Duri Ilir. Dari 13 desa di Loa Janan, hanya Desa Batuah dan Tani Harapan yang sudah memiliki TPS sendiri. Desa lainnya masih bergantung pada TPS Kilo 7 dengan sistem sewa lahan.
“Pembangunan ini dilakukan bertahap dan kini menunggu kelanjutan tahap kedua dari Dinas PU dan DLHK,” jelas Hery.
Selain pembangunan fisik, ia menekankan pentingnya edukasi warga terkait pengelolaan sampah dengan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah menjadi kunci agar TPS hanya menampung sisa residu akhir.
Hery berharap TPS baru di Loa Duri Ilir dapat segera beroperasi optimal, sehingga Loa Janan bisa berkontribusi dalam program “Kukar Bebas Sampah” yang dicanangkan Bupati Kutai Kartanegara. (Adv)





