Hari Disabilitas, Bupati Kutim Tegaskan Anak Berkebutuhan Khusus Bagian Penting Masa Depan Daerah

Media Meratus, Kutai Timur – Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Kutai Timur dimaknai sebagai refleksi bersama untuk memperkuat komitmen terhadap kesetaraan dan inklusivitas. Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga ruang untuk menegaskan peran penting penyandang disabilitas dalam pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menilai bahwa anak-anak penyandang disabilitas memiliki potensi yang sama untuk berkontribusi, sepanjang diberikan ruang, kesempatan, dan dukungan yang memadai dari lingkungan sekitar.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa peringatan Hari Disabilitas harus menjadi pengingat bagi semua pihak agar memandang anak-anak disabilitas secara positif.

Baca Juga  Dorong Kemajuan Pariwisata, Dispar Kukar Perkuat Sinergi dengan OPD Lain

“Mereka adalah anak-anak istimewa yang punya kemampuan dan peran dalam membawa perubahan baik bagi daerah, bukan untuk dikasihani apalagi dipandang sebelah mata,” ujarnya.

Menurutnya, stigma dan cara pandang keliru justru menjadi hambatan terbesar bagi anak-anak disabilitas untuk berkembang. Karena itu, perubahan pola pikir masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun lingkungan yang ramah dan inklusif.

Ia menyebutkan, anak-anak penyandang disabilitas di Kutai Timur merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas daerah. Mereka lahir dan tumbuh di wilayah yang sama, sehingga sudah sepatutnya mendapatkan perhatian dan dukungan yang setara.

Baca Juga  DP2KB Fokuskan Pengentasan Stunting di Tahun 2025

Pemkab Kutai Timur terus berupaya menghadirkan kebijakan dan program yang berpihak pada penyandang disabilitas, mulai dari akses pendidikan, layanan administrasi, hingga ruang-ruang publik yang ramah disabilitas.

Peringatan Hari Disabilitas juga menjadi ajang untuk menampilkan berbagai potensi dan bakat yang dimiliki anak-anak berkebutuhan khusus, sebagai bukti bahwa keterbatasan fisik tidak membatasi kemampuan untuk berkarya.

Pemerintah daerah berharap kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak disabilitas sekaligus meningkatkan empati dan kepedulian sosial masyarakat luas.

Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan komunitas dinilai sangat penting agar proses pendampingan berjalan berkelanjutan dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.

Baca Juga  Sekda Kukar Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Persaudaraan dalam Semangat Iduladha

“Anak-anak ini adalah bagian dari Kutai Timur. Tugas kita bersama adalah mendukung mereka agar tumbuh, berkembang, dan merasa diterima sepenuhnya di tengah masyarakat,” kata Ardiansyah Sulaiman.

Ia menambahkan, dukungan yang konsisten akan melahirkan generasi inklusif yang saling menghargai perbedaan dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan daerah.

Melalui peringatan Hari Disabilitas Internasional Pemkab Kutai Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya lingkungan yang adil, setara, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.(ADV)

Bagikan: