Kepala Desa Lebak Cilong Minta Dukungan Pemerintah untuk Kembangkan Wisata di Lahan Bekas Tambang

KUKAR – Kepala Desa Lebak Cilong, Kecamatan Muara Wis, Humaidi, mengungkapkan harapannya agar potensi wisata di desanya dapat dikembangkan secara optimal dengan dukungan pemerintah kabupaten. Salah satu fokusnya adalah pemanfaatan lahan bekas tambang yang kini terbengkalai.

Menurutnya, desa memiliki banyak ide dan potensi, namun pengembangan terhambat karena belum ada intervensi dari pemerintah, khususnya dinas pariwisata. Salah satu kendala utama adalah status kepemilikan lahan bekas tambang yang masih berada di tangan perusahaan, meskipun aktivitas tambang sudah lama berhenti.

Baca Juga  Pesta Laut di Kuala Samboja Jadi Panggung Potensi Budaya dan Seni Kukar

“Di sini ada dua perusahaan yang sudah tidak beroperasi, tapi izinnya masih berlaku. Padahal, lahan itu sangat dibutuhkan untuk pengembangan wisata,” ujar Humaidi. Senin (4/8/2025).

Ia menambahkan, beberapa lokasi eks tambang memiliki potensi untuk dijadikan kawasan rekreasi, seperti kolam bekas galian yang bisa diubah menjadi area bersantai, jalur jogging, atau kolam renang anak.

Baca Juga  Muara Wis Siapkan Danau Sepuluh Nusa Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Pemerintah desa telah melakukan koordinasi di tingkat desa dan kecamatan, namun belum membuahkan hasil. Karena itu, Humaidi berharap pemerintah kabupaten dapat turun tangan dan memediasi agar lahan-lahan yang tidak produktif bisa dialihkan menjadi aset desa.

“Kalau lahan sudah bisa kami kelola, dana desa dapat digunakan untuk membangun fasilitas. Selama ini lahan masih terkunci, kami tidak bisa berbuat banyak,” tegasnya.

Baca Juga  Pemkab Kukar Gelar Rapat Pra-RKPD: Sinergi Usulan Prioritas Menuju Pembangunan yang Lebih Tepat Sasaran

Ia meyakini, jika pengelolaan lahan ini terealisasi, akan membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif dan destinasi wisata berbasis masyarakat di Muara Wis. (Adv)

Bagikan: