Kukar Kerahkan 2.503 Kontingen, Aulia Pasang Target Juara Umum di Empat Ajang Olahraga

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, secara resmi melepas seluruh kontingen tersebut di Arbizz Space, Tenggarong (Dok: Media Meratus)

Media Meratus, Kutai Kartanegara – Kutai Kartanegara (Kukar) mengerahkan kekuatan besar untuk menghadapi rangkaian kompetisi olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2026. Sebanyak 2.503 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, manajer, dan official disiapkan untuk membawa nama daerah dalam sejumlah kejuaraan hingga awal Desember mendatang.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, secara resmi melepas seluruh kontingen tersebut di Arbizz Space, Tenggarong, Jumat (30/10/2026) malam. Pelepasan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya perjuangan atlet Kukar dalam menghadapi agenda olahraga yang berlangsung hampir sepanjang November.

Empat ajang utama yang menjadi sasaran kontingen Kukar meliputi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII, Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V, Festival Olahraga Masyarakat Daerah (Forda) II, dan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada). Selain itu, terdapat Porprov Korpri yang juga masuk dalam rangkaian agenda tersebut.

Aulia tidak sekadar menargetkan keikutsertaan. Ia menginginkan Kukar mampu mendominasi persaingan dan keluar sebagai juara umum pada ajang yang diikuti.

Optimisme itu didasarkan pada persiapan yang telah dijalani para atlet. Aulia mengaku telah melihat langsung kesiapan kontingen dan menilai modal yang dimiliki Kukar cukup kuat untuk bersaing dengan daerah lain.

Baca Juga  Kutim Eksplor Teknologi Padi Apung untuk Wilayah Rawan Banjir

“Kita berharap, dengan persiapan yang sudah dilakukan teman-teman atlet di Kukar, yang menurut hemat kami sudah sangat mantap berdasarkan apa yang kami lihat sendiri, Kukar bisa menjadi juara umum,” tegasnya.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga berupaya menjaga motivasi atlet melalui kepastian penghargaan atas prestasi yang diraih. Aulia memastikan pemberian bonus tetap menjadi komitmen Pemkab Kukar, meskipun kondisi keuangan daerah sedang menghadapi tantangan.

Ia menjamin nilai bonus minimal tidak lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. Bahkan, Kukar membuka peluang menyamai besaran bonus tertinggi apabila ada kabupaten atau kota lain di Kaltim yang memberikan penghargaan lebih besar.

“Namun, kalau ada kabupaten atau kota lain yang berani memberikan bonus lebih besar daripada yang kita berikan pada periode sebelumnya, kita akan menyamakan dengan kabupaten atau kota yang memberikan bonus paling tinggi,” jelasnya.

Baca Juga  Kutai Timur Miliki Bus Sekolah Listrik, Dishub–Disdik Perkuat Kolaborasi Transportasi Ramah Lingkungan

Pembahasan mengenai besaran bonus akan dilakukan bersama para ketua organisasi olahraga. Meski demikian, Aulia meminta isu tersebut tidak berkembang menjadi beban bagi atlet yang sedang mempersiapkan diri menghadapi pertandingan.

Ia mengingatkan, perjuangan membawa nama Kukar harus menjadi motivasi utama. Jangan sampai informasi yang belum jelas mengenai bonus justru menurunkan semangat para peserta.

“Yang pasti, kami menginginkan isu bonus ini tidak menjadi penghalang bagi kita untuk berprestasi. Jangan sampai gara-gara isu bonus yang tidak jelas atau simpang siur, misalnya ada yang mengatakan bahwa dengan kondisi keuangan sekarang bonus tidak diberikan atau nilainya lebih rendah daripada sebelumnya, hal itu memengaruhi semangat atlet,” katanya.

Dari sisi kekuatan peserta, Porprov VIII di Kabupaten Paser menjadi agenda dengan jumlah atlet terbanyak. Kukar menurunkan 1.144 atlet yang akan bertanding pada 62 cabang olahraga. Mereka didukung 225 pelatih, 62 manajer, dan 166 official.

Sementara itu, pada Porprov Korpri di Sangatta, Kutai Timur, 31 Oktober hingga 8 November 2026, Kukar mengirimkan 184 atlet dari 12 cabang olahraga. Kontingen ini diperkuat 19 pelatih, 10 manajer, dan 18 official.

Baca Juga  Desa Kota Bangun Ulu Tutup Lomba Ramadhan Fest Ke III Tahun 2025

Untuk Porwada di Balikpapan pada 4-5 November 2026, sebanyak 32 atlet akan mengikuti 11 cabang olahraga dengan dukungan sembilan official.

Kukar juga menyiapkan 100 atlet untuk Peparprov V di Kabupaten Paser pada 27-30 November 2026. Mereka akan berlaga pada sembilan cabang olahraga dengan didampingi 17 pelatih dan 32 official.

Adapun Forda II di GOR Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, pada 29 November hingga 6 Desember 2026, diikuti 366 atlet dari 27 cabang olahraga. Kekuatan tersebut didukung 59 pelatih dan 60 official.

Besarnya jumlah kontingen yang diberangkatkan menjadi gambaran keseriusan Kukar dalam membangun prestasi olahraga, baik pada kompetisi olahraga prestasi maupun olahraga masyarakat dan paralimpik.

Kini, tantangan berikutnya berada di tangan para atlet dan pendamping. Pemkab Kukar berharap persiapan yang telah dilakukan dapat dikonversi menjadi hasil maksimal, sekaligus membuktikan kemampuan daerah dalam bersaing di tingkat provinsi. (Adv)

Bagikan: