Media Meratus, Kutai Kartanegara – Beban bunga pinjaman menjadi salah satu hal yang ingin ditekan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui program Kredit Kukar Idaman Terbaik. Dengan skema subsidi bunga, masyarakat yang mengakses pembiayaan perbankan cukup mengembalikan pokok pinjaman, sementara bunganya ditanggung pemerintah daerah.
Program ini menyasar pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM), petani, peternak, serta nelayan yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usaha produktif.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menjelaskan pemerintah daerah menyiapkan subsidi untuk membayar bunga kredit yang dibebankan perbankan. Besaran bunga atau margin pinjaman yang ditanggung pemerintah berkisar 9 hingga 12 persen.
“Kalau Kredit Kukar Idaman Terbaik ini, saya kasih sedikit gambaran. Pemerintah daerah memberikan subsidi bunga. Jadi, bunga yang dibebankan oleh perbankan dibayar oleh pemerintah daerah sehingga debitur kita, yang terdiri dari petani, nelayan, peternak, dan UMKM, cukup membayar pokoknya saja,” jelas Aulia.
Ia mencontohkan, masyarakat yang memperoleh pinjaman sebesar Rp50 juta hanya berkewajiban mengembalikan pokok pinjaman dengan jumlah yang sama. Sementara beban bunga selama masa kredit menjadi tanggungan pemerintah daerah.
“Misalnya meminjam Rp50 juta, yang dibayar Rp50 juta saja. Bunganya, dengan margin antara 9-12 persen, ditanggung oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.
Melalui program tersebut, Pemkab Kukar menyediakan plafon kredit hingga Rp500 juta bagi pelaku usaha perorangan yang menjadi sasaran program. Skema ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan perbankan tanpa harus terbebani pembayaran bunga.
Tidak hanya menyasar pelaku usaha perorangan, program Kredit Kukar Idaman Terbaik juga diarahkan untuk memperkuat lembaga ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Pemkab Kukar menyiapkan alokasi pembiayaan hingga Rp1 miliar bagi koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Penguatan permodalan tersebut salah satunya diarahkan untuk mendukung penyediaan pupuk bersubsidi melalui mekanisme yang selektif.
Aulia berharap program ini dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pada sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan usaha mikro kecil.
Kredit Kukar Idaman Terbaik merupakan bagian dari 17 Program Dedikasi Pemkab Kukar. Melalui kebijakan subsidi bunga dan penguatan permodalan lembaga ekonomi desa, pemerintah daerah ingin memperluas kesempatan masyarakat mengembangkan usaha sekaligus memperkuat perekonomian lokal. (Adv)





