Pusat Kucurkan Rp10 Miliar, Kukar Perkuat Penanganan Karhutla

Sekertaris Daerah, Sunggono (Dok: Media Meratus)

Media Meratus, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat dukungan anggaran Rp10 miliar dari pemerintah pusat untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono mengatakan anggaran tersebut akan digunakan untuk kebutuhan penanganan karhutla sekaligus mendukung upaya rehabilitasi setelah bencana terjadi.

“Untuk penanganan karhutla, dana penanganan dari pusat total Rp10 miliar. Peruntukannya untuk penanganan dan rehabilitasi,” kata Sunggono, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, bantuan tersebut akan memberikan tambahan dukungan terhadap kebutuhan operasional di lapangan. Pengadaan perlengkapan hingga sarana pendukung penanganan karhutla dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Baca Juga  Dishub Kutim Benahi Kesalahan Rambu Putar Balik di Jalan Yos Sudarso

“Untuk diperlukan bisa saja beli selang, beli mobil,” ujarnya.

Di tengah tambahan dukungan anggaran tersebut, Sunggono menyebut kondisi karhutla di Kukar mulai menunjukkan perkembangan positif. Laporan dari satuan tugas (satgas) menunjukkan jumlah titik panas atau hotspot mengalami penurunan.

“Untuk saat ini hotspot mulai berkurang. Untuk status siaga bencana, penanganannya, laporan dari teman-teman satgas untuk titik hotspot-nya sudah sangat berkurang dan semakin lama semakin baik kondisi penanganannya,” jelasnya.

Baca Juga  Rumah Produksi Jadi Bukti Nyata Semangat Masyarakat Transmigrasi untuk Mandiri

Penanganan karhutla, lanjut Sunggono, tidak hanya mengandalkan satu instansi. Satgas bersama sejumlah pihak terus melakukan koordinasi lintas sektoral dalam merespons titik-titik yang berpotensi memicu kebakaran.

Faktor cuaca juga menjadi salah satu pendukung dalam penanganan karhutla. Sunggono menyebut berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan mulai turun pada awal September.

Baca Juga  Pemkab Kukar Dukung Pemerataan Pendidikan Lewat Usulan Lokasi Sekolah Rakyat

Kondisi tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi potensi kebakaran sekaligus mendukung proses pemulihan wilayah yang terdampak karhutla.

Selain membahas penanganan karhutla, Sunggono juga menyinggung usulan peningkatan pendapatan bagi tenaga outsourcing di lingkungan Pemkab Kukar.

Ia mengatakan usulan penambahan pendapatan atau honor telah disampaikan, termasuk bagi tenaga outsourcing pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).

“Untuk outsourcing yang disampaikan oleh Kepala Damkarmat, diusulkan penambahan pendapatan atau honor,” pungkasnya. (Adv

Bagikan: