KUKAR – Desa Loa Pari, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, terus meningkatkan pelayanan kesehatan dasar bagi kelompok rentan, terutama balita dan lansia. Pemerintah desa bekerja sama dengan Puskesmas dan warga untuk membangun sistem layanan yang merata dan berkelanjutan.
Kepala Desa Loa Pari, I Ketut Sudiyatmika, menjelaskan bahwa layanan kesehatan balita saat ini dipusatkan di satu Posyandu yang berjalan cukup efektif.
“Sementara untuk lansia, pelayanan dibagi menjadi dua kelompok agar penanganannya lebih fokus dan sesuai kebutuhan,” ungkapnya. Selasa (29/7/2025)
Menurut Ketut, tantangan terbesar adalah kesadaran sebagian orang tua yang masih enggan membawa anak mereka ke Posyandu. Untuk mengatasi hal ini, aparat desa bersama petugas kesehatan melakukan kunjungan langsung ke rumah warga, didukung tokoh desa yang membantu membangun kepercayaan masyarakat.
“Kehadiran aparat desa biasanya membuat warga lebih terbuka. Ada beberapa kasus yang kini mau menjalani pengobatan setelah kami lakukan pendekatan,” ujarnya.
Selain pemeriksaan rutin, pemerintah desa menyediakan fasilitas antar jemput untuk warga yang memerlukan rujukan ke fasilitas kesehatan lebih lengkap. Pasien juga didampingi bidan desa saat pemeriksaan awal agar mendapat pelayanan medis yang tepat.
Ketut menegaskan, pendekatan yang digunakan selalu bersifat persuasif dan menghormati hak serta privasi warga.
“Fokus utama tetap pada kelompok balita dan lansia sebagai prioritas dalam menciptakan masyarakat desa yang sehat,” tutupnya (Adv)





