KUKAR – Peta politik Kutai Kartanegara kembali bergerak. Rendi Solihin, yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Kukar, resmi dipercaya memimpin DPC PDI Perjuangan Kukar untuk periode 2025–2030. Penetapan tersebut diumumkan dalam Konferda DPD PDI Perjuangan Kaltim yang digelar pada Senin (8/12/2025).
Dalam struktur baru yang disahkan, Rendi akan berkolaborasi dengan Andi Faisal sebagai Sekretaris DPC dan Sugeng Hariadi sebagai Bendahara. Kombinasi ini disebut menjadi formasi penting untuk memperkuat konsolidasi partai di tingkat kabupaten.
Dikonfirmasi usai pengesahan, Andi Faisal menegaskan posisi PDI Perjuangan Kukar tetap solid di bawah garis komando pusat.
“Kami di Kukar tetap tegak lurus terhadap perintah DPP serta arahan Dewan Penasihat. Meski beliau kini mengemban tugas sebagai Bendahara DPD Kaltim, bimbingan beliau tetap menjadi pegangan utama kami,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).
Ia juga menekankan bahwa DPC PDI Perjuangan Kukar akan terus memberi dukungan penuh kepada pemerintahan Aulia Rahman Basri – Rendi Solihin. Menurutnya, kemenangan di Pilkada merupakan mandat rakyat yang diperjuangkan bersama oleh PDI Perjuangan.
“Seluruh fraksi kami di DPRD Kukar siap mengawal kebijakan Bapak Aulia agar tetap berpihak pada masyarakat,” tegas Andi.
Terkait dinamika politik yang tengah berkembang, Andi menyebutnya sebagai hal lumrah dalam perjalanan demokrasi. Fokus utama, kata dia, adalah memastikan keberlanjutan seluruh program prioritas di dalam RPJMD Kukar Idaman Terbaik yang selaras dengan nilai-nilai kerakyatan PDI Perjuangan.
Beberapa program strategis yang menjadi perhatian DPC antara lain bantuan Rp150 juta per RT, layanan berobat gratis hanya dengan KTP, serta beasiswa pendidikan bagi siswa SD, SMP, hingga mahasiswa.
“Kami pastikan program-program ini berjalan hingga benar-benar dirasakan masyarakat,” ucap Andi.
Ke depan, DPC Kukar juga berencana melakukan penataan ulang kepengurusan agar program kerakyatan partai dapat menjangkau lebih banyak warga di lapisan bawah.
“Kami mohon doa dari masyarakat Kukar agar PDI Perjuangan bisa terus memberi manfaat nyata,” tambahnya.
Saat ditanya apakah ada instruksi khusus dari DPP terkait langkah politik selanjutnya, Andi menegaskan tidak ada arahan spesifik.
“Pesannya sederhana: dekat dengan rakyat, dengarkan kebutuhan mereka, hadir memberi solusi. Kita pemenang di Kukar dan itu harus dibuktikan lewat kerja nyata,” pungkasnya.





