BPBD Kutim Ingatkan Warga, Waspadai Perubahan Cuaca di Akhir Tahun

Media Meratus, Kutai Timur – Memasuki penghujung tahun 2025, kondisi cuaca di wilayah Kutai Timur (Kutim) mulai berubah signifikan. Curah hujan yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir menandakan dimulainya musim penghujan di sebagian besar wilayah.

Menghadapi hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim mengingatkan masyarakat agar tetap siaga dan menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG dan perangkat daerah untuk melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi cuaca. Hujan yang turun tidak selalu merata, namun bisa disertai angin kencang di beberapa titik.

Baca Juga  Bupati Kukar Beri Teladan dalam Pembayaran Zakat, Serukan Masyarakat untuk Ikut Berzakat

“Kadang pagi panas, sore hujan deras. Kondisi ini menandakan cuaca sedang tidak stabil dan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan,” jelas Naim.

Menurutnya, upaya mitigasi bencana menjadi prioritas agar dampak musim penghujan dapat diminimalkan. BPBD telah mengedarkan imbauan resmi ke seluruh kecamatan untuk mempersiapkan langkah-langkah pencegahan, termasuk memastikan sistem drainase berfungsi dengan baik.

Baca Juga  Pemkab Kukar Laksanakan Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran

Selain itu, Naim juga mengingatkan masyarakat agar tidak menumpuk sampah di sekitar pemukiman dan selalu menjaga kebersihan parit.

Banyak peristiwa banjir yang sebenarnya bisa dicegah jika kesadaran lingkungan tumbuh di tingkat warga.

“Banjir seringkali terjadi bukan karena curah hujan yang tinggi, tetapi karena saluran air tersumbat. Ini yang perlu jadi perhatian bersama,” tegasnya.

BPBD Kutim juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam kegiatan kerja bakti dan gotong royong membersihkan lingkungan.

Baca Juga  Kukar Persiapkan Sangasanga dan Marangkayu Sebagai Pusat Kawasan Industri

Melalui sinergi antara pemerintah, aparat desa, dan masyarakat, diharapkan Kutim dapat menghadapi musim penghujan dengan lebih siap dan tangguh.

Dengan langkah-langkah antisipatif yang dilakukan sejak dini, BPBD optimistis bahwa risiko bencana di musim penghujan tahun ini dapat dikendalikan.

Kesadaran bersama menjadi modal utama untuk menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem.(ADV)

Bagikan: