KUKAR – Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, terus mengembangkan kemandirian ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Modern Prima yang berdiri sejak 2020. Lembaga ini menjadi salah satu penggerak utama perekonomian desa dengan fokus pada usaha jasa.
Kepala Desa Sebulu Modern, Joemadin, menjelaskan bahwa BUMDes saat ini bergerak di bidang penyewaan perlengkapan kegiatan, seperti tenda, kursi, peralatan pesta, hingga sound system. Semua dikelola secara profesional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan pemasukan bagi desa.
“BUMDes Modern Prima kini fokus pada usaha jasa penyewaan perlengkapan hajatan. Ini membantu warga sekaligus menambah pendapatan desa,” ujar Joemadin, Kamis (3/7/2025).
Sebelumnya, BUMDes sempat mengelola usaha gilingan padi. Namun, kegiatan tersebut terhenti karena kesulitan mendapatkan pasokan bahan baku.
Terkait rencana pembentukan Koperasi Merah Putih di desa, Joemadin menilai inisiatif tersebut baik, tetapi harus disesuaikan dengan kondisi setempat agar tidak tumpang tindih dengan peran BUMDes.
“Kami ingin memastikan keberadaan koperasi tidak mengganggu usaha yang sudah dijalankan BUMDes,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa BUMDes merupakan salah satu pilar penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan kesejahteraan warga. Karena itu, pengembangannya dilakukan secara hati-hati dan berkelanjutan.
Joemadin berharap ke depan BUMDes Modern Prima dapat berkembang menjadi badan usaha desa yang mandiri dan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
“Kalau dikelola dengan serius, BUMDes bisa menjadi kekuatan ekonomi desa yang sesungguhnya,” pungkasnya. (Adv)





