Bupati Aulia Tanggapi Isu Hijrah ke Gerindra, Tekankan Fokus Utama pada Pembangunan Kukar

KUKAR – Isu perpindahan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri ke Partai Gerindra kembali menjadi perbincangan hangat. Nama Aulia ramai dibahas di berbagai platform media setelah santer terdengar kabar bahwa ia akan meninggalkan partai lamanya, PDIP, yang mengusungnya bersama Rendi Solihin pada Pilkada sebelumnya.

Spekulasi publik pun bermunculan, mulai dari analisis manuver politik hingga kemungkinan peta kekuatan baru di Kukar. Menyikapi hal tersebut, Aulia akhirnya memberikan pernyataan resmi. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada pembangunan daerah, terlepas dari dinamika politik yang berkembang.

Baca Juga  Quick Count SCL Taktika: Aulia–Rendi Unggul di PSU Pilkada Kukar 2024

“Seperti yang saya sampaikan, apa pun yang kami lakukan hari ini tujuannya adalah memberikan pembangunan terbaik bagi Kabupaten Kutai Kartanegara. Apa pun yang membawa Kukar menjadi lebih baik, itulah arah kami,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Ketika kembali ditekan soal kepastian perpindahan ke Gerindra, termasuk apakah ia sudah mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA) partai berlambang garuda tersebut, Aulia menjawab singkat namun penuh makna.

Baca Juga  PILKADA akan dilaksanakan 27 November 2024, Teguh Wibowo: Kesukses Pilkada Bergantung Kepada kerjasama antar lembaga

“Ya yang tahu-tahu saja lah,” katanya.

Meski belum ada pernyataan eksplisit mengenai langkah politik selanjutnya, komentar Aulia menambah babak baru dinamika politik jelang kontestasi politik mendatang di Kabupaten Kukar.

Bagikan: