Distransnaker Kukar Jajaki Peluang Kerja Internasional bagi Alumni Pelatihan

Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Irwan Fahriza (Dok: Media Meratus)

Media Meratus, Kutai Kartanegara – Pelatihan keterampilan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai diarahkan untuk membuka peluang kerja hingga ke luar negeri. Sebanyak 305 alumni pelatihan kompetensi yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 akan dijaring untuk mengetahui minat mereka bekerja di pasar internasional.

Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar tengah menyiapkan pendataan terhadap ratusan alumni tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menghubungkan tenaga kerja yang telah memiliki keterampilan dengan peluang penempatan kerja di luar negeri.

Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Irwan Fahriza, mengatakan pendataan awal akan dilakukan melalui pertemuan daring menggunakan Zoom Meeting. Dari proses tersebut, pihaknya ingin mengetahui siapa saja alumni yang memiliki ketertarikan untuk bekerja di luar negeri.

Baca Juga  Dari Kritik Menjadi Inovasi, Disdukcapil Kutim Wujudkan Layanan Cepat dan Transparan

“Di tahun 2026 ini ada 305 orang yang sudah kita latih melalui APBD. Mereka akan kita panggil dan kita gali lebih dalam peminatannya melalui Zoom Meeting, apakah mereka berminat bekerja di luar negeri,” ujarnya, Sabtu (24/10/2026).

Dendy menyebutkan, peluang tersebut didukung program fasilitasi dari Kementerian Ketenagakerjaan. Peserta yang memenuhi persyaratan berkesempatan mendapatkan pendampingan, mulai dari pelatihan lanjutan, pengurusan perizinan hingga proses keberangkatan.

Menariknya, program tersebut difasilitasi secara gratis sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat yang ingin mencoba peluang karier di luar negeri.

Baca Juga  Sangasanga Digital: SiMATA Pejuang Hadirkan Wisata Sejarah Interaktif Lewat Teknologi

“Ketika mereka berminat bekerja di luar negeri, nanti akan terfasilitasi mulai dari keberangkatannya, pelatihannya sampai dengan perizinannya oleh Kementerian Tenaga Kerja. Program ini gratis,” jelasnya.

Distransnaker Kukar berencana memperluas keterlibatan dalam program tersebut mulai akhir 2026 hingga sepanjang 2027. Tidak hanya alumni pelatihan yang dibiayai APBD, peserta pelatihan melalui dukungan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) juga akan dijaring.

Meski demikian, tidak seluruh peserta yang berminat otomatis dapat diberangkatkan. Mereka tetap harus mengikuti seleksi yang dilaksanakan kementerian, dengan kemungkinan melibatkan dinas tenaga kerja di tingkat kabupaten maupun kota.

Baca Juga  Bupati Kukar Beri Teladan dalam Pembayaran Zakat, Serukan Masyarakat untuk Ikut Berzakat

Untuk mekanisme pendaftaran, calon peserta nantinya diarahkan melalui aplikasi Siap Kerja milik Kementerian Ketenagakerjaan. Namun, Distransnaker Kukar masih menunggu petunjuk teknis terkait persyaratan dan tahapan pelaksanaannya.

Dendy mengatakan informasi mengenai perkembangan program dan mekanisme pendaftaran akan disampaikan melalui media sosial resmi Distransnaker Kukar.

Ia berharap kesempatan tersebut dapat memperluas manfaat pelatihan yang selama ini diberikan pemerintah daerah. Tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka akses alumni terhadap pasar kerja yang lebih luas.

Dengan demikian, kompetensi yang telah dimiliki masyarakat Kukar berpeluang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di tingkat internasional. (Adv)

Bagikan: