Muara Ritan Sediakan Layanan Antar Jemput Sekolah untuk Anak Pelosok

Kepala Desa Muara Ritan, Ardy Maroni. Sumber: Istimewa

KUKAR – Desa Muara Ritan, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, kini memiliki layanan antar jemput sekolah gratis bagi pelajar yang harus menempuh jarak jauh setiap hari. Inisiatif ini muncul dari keterbatasan fasilitas pendidikan di desa, terutama belum adanya sekolah tingkat SMP dan SMA.

Kepala Desa Muara Ritan, Ardy Maroni, menjelaskan bahwa siswa di desanya harus pergi ke desa tetangga untuk bersekolah, baik melalui jalur sungai sejauh lima kilometer maupun jalur darat hingga sepuluh kilometer.

Baca Juga  Disperkim Kutim Kejar Penyelesaian Pekerjaan Fisik, Progres Sudah 46 Persen

Kondisi tersebut mendorong pemerintah desa mengalokasikan Dana Desa untuk membeli satu unit minibus yang mulai beroperasi pada 19 Mei 2025.

“Minibus ini melayani rute menuju SMP Negeri 2 Tabang dan SMA Negeri 2 Tabang, dengan kapasitas angkut delapan sampai sepuluh siswa setiap perjalanan dan dua kali perjalanan pulang-pergi per hari,” ujarnya. Kamis (24/7/2025)

Menurut Ardy, keberadaan kendaraan ini menjamin keamanan dan kenyamanan siswa, sekaligus meringankan beban transportasi orang tua.

Baca Juga  Pemkab Kukar Lepas Jemaah Haji Kloter 3 Tahun 2025 di Masjid Agung Sultan Sulaiman

Sebelumnya, layanan antar jemput dilakukan dengan perahu atau feri, namun terhenti karena keterbatasan operasional dan masalah keamanan. Perahu kecil yang digunakan tidak memadai untuk mengangkut anak-anak, terutama yang masih berusia SMP.

Layanan baru ini melengkapi program bus sekolah yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Perhubungan untuk wilayah hilir Kecamatan Tabang. Minibus desa khusus ini fokus melayani wilayah tengah dan utara Muara Ritan yang belum terjangkau program kabupaten.

Baca Juga  Pupuk Kaltim Kembali Gelar Sirnas C 2026, Diikuti 673 Atlet dari 15 Provinsi

Ardy menegaskan bahwa program ini bukan hanya soal transportasi, tetapi bentuk nyata kepedulian pemerintah desa terhadap masa depan generasi muda. Ia berharap fasilitas ini memacu semangat belajar siswa sekaligus membantu mengalihkan biaya transportasi untuk kebutuhan pendidikan lainnya.

“Harapan kami, ini menjadi langkah awal agar anak-anak bisa meraih pendidikan yang lebih baik tanpa terhalang jarak dan biaya,” ujarnya. (Adv)

Bagikan: