Media Meratus, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terus melakukan pembenahan infrastruktur olahraga. Salah satu langkah strategis yang kini telah dirasakan masyarakat adalah revitalisasi besar-besaran Stadion Kudungga.
Revitalisasi ini dilakukan untuk menghadirkan fasilitas olahraga yang lebih layak, modern, dan mampu meningkatkan minat masyarakat untuk aktif berolahraga. Stadion yang sebelumnya terkesan biasa kini tampil dengan wajah baru yang lebih tertata dan nyaman.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur, Basuki Isnawan, menjelaskan bahwa pembenahan Stadion Kudungga merupakan bagian dari upaya jangka panjang membangun budaya hidup sehat.
“Kami ingin masyarakat merasa bangga dan nyaman berolahraga di stadion ini. Karena itu pembenahan kami lakukan menyeluruh, bukan setengah-setengah,” ujarnya.
Salah satu perubahan paling mencolok terlihat pada kursi penonton yang kini lebih rapi, bersih, dan tertata dengan baik, sehingga mendukung kenyamanan saat ada pertandingan maupun kegiatan olahraga lainnya.
Selain itu, lintasan lari di Stadion Kudungga kini telah menggunakan spesifikasi yang memenuhi standar internasional, memberikan pengalaman olahraga yang lebih aman dan profesional bagi para atlet maupun masyarakat umum.
Dari sisi pencahayaan, Dispora Kutim juga melakukan peremajaan lampu stadion. Sistem penerangan terbaru dipasang untuk meningkatkan kualitas visibilitas, terutama saat kegiatan berlangsung pada malam hari.
Tak hanya fokus pada penonton dan lintasan, fasilitas di area lapangan juga mendapat perhatian. Bangku pemain dan ofisial diperbarui agar lebih representatif dan sesuai dengan standar stadion modern.
Pembenahan ini diharapkan mampu menjadikan Stadion Kudungga sebagai pusat aktivitas olahraga yang hidup, tidak hanya saat pertandingan besar, tetapi juga dalam aktivitas harian masyarakat.
Dispora Kutim menilai, fasilitas olahraga yang baik akan mendorong masyarakat lebih aktif bergerak dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup.
“Kami ingin stadion ini menjadi magnet bagi masyarakat. Dengan fasilitas yang layak, minat berolahraga akan tumbuh dengan sendirinya,” kata Basuki Isnawan.
Ia menambahkan bahwa ke depan pengelolaan stadion akan terus ditingkatkan agar kualitas fasilitas tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Dengan wajah barunya, Stadion Kudungga kini tidak hanya menjadi simbol olahraga Kutai Timur, tetapi juga ruang publik yang mendukung kesehatan, kebersamaan, dan semangat hidup aktif masyarakat.(ADV)





