Warga Pesisir Anggana Tak Perlu ke Pusat Kecamatan, Petarung Kencana Antar Layanan dengan Speedboat

Camat Anggana, Rokip (Dok: Media Meratus)

Media Meratus, Kutai Kartanegara -Kondisi geografis yang didominasi wilayah perairan menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kecamatan Anggana dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Untuk mengatasi kendala jarak dan akses transportasi, pelayanan administrasi kependudukan dihadirkan langsung ke desa-desa menggunakan kapal atau speedboat melalui program Petarung Kencana.

Inovasi Pelayanan Terapung Kecamatan Anggana tersebut kini mendapat penghargaan dalam Pekan Inovasi dan Kreativitas Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) 2026.

Camat Anggana, Rokip, mengatakan Petarung Kencana merupakan gagasan yang sebelumnya telah dirintis oleh camat terdahulu, Rendra. Program tersebut kemudian terus dijalankan untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan mengakses pelayanan administrasi di pusat kecamatan.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan penghargaan melalui program Petarung Kencana. Sebenarnya, program ini merupakan gagasan yang sebelumnya telah dirintis oleh Pak Rendra Camat sebelumnya,” kata Rokip, Selasa (27/10/2026).

Baca Juga  Akses Jalan Belum Ideal, SDN 016 Sangatta Utara Pastikan Proses Belajar Tetap Optimal

Melalui pelayanan terapung ini, petugas mendatangi desa-desa untuk melayani pengurusan berbagai dokumen kependudukan. Mulai dari Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran hingga kartu keluarga (KK).

Masyarakat bahkan bisa langsung menerima dokumen yang telah selesai diproses di lokasi pelayanan. Dengan demikian, warga tidak harus mengeluarkan waktu dan biaya tambahan untuk mendatangi pusat pelayanan.

“Jadi, manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat karena mereka tidak perlu bersusah payah datang ke pusat pelayanan untuk mengurus administrasi tersebut,” ujarnya.

Baca Juga  Kembang Janggut Siapkan Lumbung Ekonomi Berbasis Koperasi dan Industri

Tidak hanya administrasi kependudukan, Petarung Kencana juga pernah menghadirkan layanan tambahan berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan konsultasi terkait Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Pelaksanaannya melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) tingkat kabupaten dan provinsi, puskesmas, serta kepolisian. Program ini juga mendapat dukungan Pertamina Hulu Mahakam sebagai sponsor utama.

Rokip menjelaskan, pendekatan pelayanan terapung diperlukan karena wilayah Anggana memiliki karakteristik geografis yang terbagi antara kawasan daratan dan perairan.

Kecamatan Anggana memiliki delapan desa definitif dan satu desa persiapan. Empat desa berada di wilayah laut, sedangkan lima lainnya berada di kawasan daratan.

Kondisi tersebut membuat pola pelayanan tidak bisa sepenuhnya mengandalkan masyarakat untuk datang ke kantor kecamatan. Sebaliknya, pemerintah perlu menyesuaikan metode pelayanan dengan kondisi wilayah dan kebutuhan warga.

Baca Juga  Isu Pemangkasan APBD 2026 Mengemuka, PUPR Kutim Tegaskan Proyek Tetap Berjalan Sesuai Keputusan Daerah

Sepanjang 2026, Petarung Kencana telah dilaksanakan satu kali. Pemerintah kecamatan menjadwalkan kegiatan berikutnya pada November, dengan kemungkinan dua kali pelayanan tambahan hingga akhir tahun.

Desa-desa yang belum terjangkau akan menjadi sasaran pelaksanaan selanjutnya agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

Penghargaan dalam Pekan Inovasi dan Kreativitas Daerah Kukar 2026 menjadi apresiasi atas upaya Kecamatan Anggana menghadirkan pelayanan publik yang menyesuaikan kondisi geografis masyarakat. Ke depan, Petarung Kencana diharapkan terus menjadi solusi untuk memperluas jangkauan layanan hingga ke desa-desa pesisir. (Adv)

Bagikan: