Media Meratus, Kutim – Semangat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah terasa begitu hidup di Gang Palawwa Rukka RT 49 Dusun IV Singakarta, Sangatta Utara. Tidak hanya menjadi momentum ibadah, kegiatan kurban tahun ini juga menghadirkan wajah kebersamaan yang kuat melalui kolaborasi masyarakat, mahasiswa, dan Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kutai Timur.
PWRI Kutim tampil aktif dalam pelaksanaan kurban bersama warga sekitar dan PMII Kutim. Kehadiran organisasi wartawan tersebut menjadi simbol bahwa insan pers tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi sosial dan kepedulian kemanusiaan.
Ketua PWRI Kutim, Daniel P. Sebayang, menyampaikan bahwa kegiatan kurban tahun ini terlaksana berkat dukungan satu ekor sapi bantuan dari PT Kaltim Prima Coal (KPC).
“Tahun ini kami melaksanakan kurban bersama masyarakat sekitar Gang Palawwa Rukka RT 49 Dusun IV Singakarta dan PMII Kutim dengan dukungan sapi dari PT KPC sebanyak satu ekor,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).
Menurut Daniel, Iduladha menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan sosial sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia menilai kolaborasi antara organisasi wartawan, mahasiswa, warga, dan perusahaan swasta merupakan bentuk nyata solidaritas yang harus terus dijaga.
Suasana gotong royong terlihat sejak proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban. Panitia membagikan kupon kepada warga yang telah didata sebelumnya agar distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.
“Harapannya daging kurban yang kami bagikan bisa memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat sekitar. Semoga tahun depan kegiatan seperti ini kembali terlaksana dengan jumlah penerima yang lebih luas,” tambah Daniel.
Sementara itu, Kepala Dusun IV Sangatta Utara, Kamaruddin, mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai Iduladha bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga sarana memperkuat nilai keikhlasan, ketaatan, dan kepedulian sosial.
“Melalui momentum Iduladha kita belajar tentang keikhlasan dan ketaatan kepada Allah SWT sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Nilai-nilai itu sangat penting untuk terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.
Kamaruddin juga menilai kehadiran PWRI Kutim di tengah masyarakat memberikan energi positif dalam mempererat hubungan sosial antarwarga. Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan berlangsung menjadi bukti kuat bahwa budaya gotong royong masih terjaga dengan baik di lingkungan Dusun IV Sangatta Utara.





