anjung Laut Pertahankan Gelar Juara, Pupuk Kaltim Cup 2026 Resmi Berakhir

Ajang Pupuk Kaltim Cup 2026

Media Meratus, Bontang – Kelurahan Tanjung Laut kembali menorehkan prestasi di ajang Pupuk Kaltim Cup 2026. Tim tersebut sukses mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan Kelurahan Bontang Baru pada partai final turnamen sepak bola antarkelurahan se-Kota Bontang.

Kompetisi yang digelar PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) itu resmi berakhir pada Senin malam (12/10/2026) di Stadion Mulawarman, Jalan Alamanda, Kelurahan Belimbing. Turnamen edisi ketiga ini berlangsung sejak 2 Oktober dengan melibatkan 15 kelurahan di Kota Bontang.

Keberhasilan Tanjung Laut mempertahankan gelar menjadi salah satu sorotan dalam penutupan turnamen. Sementara itu, Bontang Baru harus puas menempati posisi kedua. Adapun peringkat ketiga bersama diraih Kelurahan Tanjung Laut Indah dan Kelurahan Bontang Kuala.

Direktur Operasi PT Pupuk Kalimantan Timur, Teguh Ismartono, mengatakan penyelenggaraan Pupuk Kaltim Cup merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun hubungan yang erat dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga.

Menurutnya, turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang persaingan antartim, tetapi juga memberikan ruang bagi pemain lokal untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan potensi mereka.

Antusiasme warga, baik yang terlibat sebagai peserta maupun penonton, turut menjadi dorongan bagi Pupuk Kaltim untuk mempertahankan kompetisi tersebut pada tahun-tahun mendatang.

Baca Juga  Pemkab Kukar Buka Festival Ramadhan Ke - 5 Kelurahan Maluhu

Konsistensi penyelenggaraan hingga edisi ketiga diharapkan memperkuat pembinaan sepak bola di tingkat kelurahan sekaligus membuka peluang bagi munculnya talenta-talenta lokal yang mampu bersaing di level lebih tinggi.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen juga disampaikan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang hadir bersama Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris.

Neni menilai kompetisi olahraga memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar menentukan pemenang. Menurutnya, sportivitas dan kebersamaan yang terbangun selama pertandingan menjadi nilai penting untuk mempererat hubungan antarmasyarakat.

“Mari kita berbenah, bertumbuh, dan berdampak. Bontangmu, Bontangku, Bontang kita semua. Mari kita bangun, mari kita jaga, mari kita bela,” tegas Neni di hadapan para penonton.

Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan untuk menyediakan ruang interaksi positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat persatuan di Kota Bontang.

Penutupan Pupuk Kaltim Cup 2026 berlangsung meriah karena bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Bontang. Sejumlah hiburan dan kegiatan tambahan turut menyemarakkan acara.

Baca Juga  Pantai Tanah Merah, Andalan Wisata Kukar yang Dongkrak Pendapatan Daerah

Salah satunya pertandingan eksibisi antara tim Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melawan PKT All Star. Dalam laga persahabatan tersebut, Forkopimda keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.

Suasana semakin semarak dengan penampilan marching band Pupuk Kaltim serta flash mob gabungan dari Kelurahan Tanjung Laut Indah dan Tanjung Laut. Acara juga diisi dengan pemotongan kue sebagai bagian dari perayaan hari jadi Kota Bontang.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang kemudian memimpin prosesi penutupan sekaligus menyerahkan piala kepada para pemenang. Penghargaan turut diberikan kepada pemain dan kelompok suporter yang menunjukkan kontribusi menonjol sepanjang kompetisi.

Kelurahan Loktuan meraih penghargaan Best Supporter. Sementara itu, M. Syahrul dari Tanjung Laut dinobatkan sebagai Best Goalkeeper, sedangkan Ariel dari kelurahan yang sama menyabet gelar Best Player.

Penghargaan Top Scorer diberikan kepada Vincen dari Kelurahan Loktuan. Adapun Kaka Adhira Fadhil dari Kelurahan Bontang Baru terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas performa pemain, kontribusi individu terhadap tim, serta dukungan suporter yang ikut membangun atmosfer pertandingan yang meriah dan menjunjung sportivitas.

Baca Juga  Tenggarong, Permata Wisata Kukar yang Penuh Pesona dan Nilai Sejarah

Sejumlah pejabat turut menghadiri penutupan turnamen, di antaranya Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam, Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam beserta anggota dewan, Anggota DPRD Kalimantan Timur Shemmy Permata Sari, Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Ardiansyah, dan Kepala Kejaksaan Negeri Bontang Beni Putra.

Hadir pula jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta perwakilan Askot PSSI Bontang.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat secara luas.

Bagi Pupuk Kaltim, keberlanjutan turnamen ini menjadi salah satu cara untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung perkembangan olahraga daerah. Melalui kompetisi antarkelurahan, perusahaan berupaya menghadirkan ruang bagi warga untuk membangun kebersamaan dan mengembangkan potensi generasi muda.

Berakhirnya Pupuk Kaltim Cup 2026 pun menjadi penanda berlanjutnya upaya pembinaan sepak bola di Kota Bontang. Selain menjadi agenda kompetisi, turnamen ini diharapkan terus berkembang sebagai wadah pencarian bibit atlet dan penguatan persaudaraan antarmasyarakat.

Bagikan: