Rehabilitasi Jalan Muso Bin Salim Tembus 65 Persen, Pemkab Kukar Kejar Target Akhir Tahun

Kondisi jalan muso bin salim, Tenggarong (Dok: Media Meratus)

Media Meratus, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus menuntaskan rehabilitasi Jalan Muso Bin Salim, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong. Hingga pertengahan Oktober 2026, progres pengerjaan proyek tersebut telah mencapai sekitar 65 persen.

Penyelesaian drainase dan perbaikan badan jalan kini menjadi fokus pekerjaan yang masih berlangsung. Pemkab Kukar menargetkan seluruh tahapan rehabilitasi rampung pada akhir Desember 2026.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Linda Juniarti, menyebut capaian tersebut mengalami peningkatan dibandingkan progres sebelumnya yang masih berada di angka 61 persen.

Baca Juga  Sawit Kukar: Penggerak Ekonomi dan Pemberdayaan Petani

Sejumlah pekerjaan masih harus diselesaikan, terutama saluran drainase di sekitar kawasan Dinas Kesehatan hingga ujung Jalan Cut Nyak Dien. Perbaikan badan jalan juga terus dikerjakan untuk menuntaskan bagian yang belum rampung.

“Yang masih dikerjakan itu saluran dan badan jalan. Drainase di bagian ujung kawasan Dinas Kesehatan masih diselesaikan, begitu juga badan jalannya,” ujar Linda, Kamis (15/10/2026).

Selain drainase dan badan jalan, rehabilitasi ini juga mencakup pembangunan satu box culvert atau saluran beton berbentuk kotak di dekat kantor kepolisian. Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari penataan sistem drainase di kawasan Jalan Muso Bin Salim.

Baca Juga  Distransnaker Kukar Ajak Pekerja Lokal Lebih Aktif Bela Hak di Tempat Kerja

Adapun badan jalan yang direhabilitasi memiliki panjang sekitar 320 hingga 360 meter. Perbaikan dilakukan karena sejumlah bagian jalan mengalami kerusakan akibat aktivitas alat berat saat pengerjaan saluran sebelumnya.

Untuk mendukung proyek tersebut, Pemkab Kukar mengalokasikan anggaran sekitar Rp8 miliar. Meski demikian, pelaksanaan pekerjaan sempat mengalami penundaan lantaran Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) belum diterbitkan. Pekerjaan baru bisa dimulai setelah dokumen anggaran tersedia.

Baca Juga  Desa Kahala Dorong Solong Pinang Habang Jadi Wisata Unggulan Bertema Anggrek Alam di Kenohan

Dengan progres yang kini mencapai 65 persen, penyelesaian sisa pekerjaan menjadi perhatian agar rehabilitasi berjalan sesuai jadwal. Pembenahan saluran air dan badan jalan diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur di kawasan tersebut.

Linda berharap seluruh pekerjaan yang tersisa dapat diselesaikan tepat waktu sehingga jalan tersebut bisa dituntaskan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Targetnya akhir Desember. Progresnya sudah sekitar 65 persen, mudah-mudahan pekerjaan yang tersisa bisa diselesaikan sesuai jadwal,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan: