PIMA 2026 Dibuka, Pupuk Indonesia Sediakan Total Hadiah Rp262,5 Juta

kompetisi Pupuk Indonesia Media Awards (PIMA) 2026 (Dok: Media Meratus)

Media Meratus, Bontang – Insan pers di seluruh Indonesia, termasuk jurnalis daerah, berkesempatan meraih hadiah ratusan juta rupiah melalui kompetisi Pupuk Indonesia Media Awards (PIMA) 2026. PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan total hadiah Rp262,5 juta untuk lima kategori lomba jurnalistik.

Kompetisi ini mengajak jurnalis mengangkat berbagai perubahan di industri pupuk, mulai dari pelayanan dan distribusi hingga inovasi bisnis serta dampaknya terhadap petani. PIMA 2026 mengusung tema Transformasi untuk Swasembada Pangan Negeri.

Pendaftaran kompetisi dibuka mulai 1 Oktober 2026. Adapun karya yang diikutsertakan harus sudah dipublikasikan dalam periode 1 Oktober hingga 31 Desember 2026.

Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia, Yehezkiel Adiperwira, mengatakan transformasi perusahaan mencakup berbagai aspek, baik di sektor industri maupun pelayanan kepada petani.

Perubahan tersebut meliputi penguatan tata kelola, penyederhanaan distribusi pupuk, peningkatan kualitas layanan, hingga pendampingan untuk mendukung kebutuhan petani.

“Transformasi di Pupuk Indonesia berlangsung dari hulu hingga hilir, mulai dari penguatan industri dan tata kelola, penyederhanaan penyaluran pupuk, hingga pengembangan layanan dan pendampingan bagi petani,” ujar Yehezkiel.

Baca Juga  Dispar Kukar Gaet Praktisi Animasi dari Bandung untuk Kembangkan Talenta Muda Lokal

Ia berharap jurnalis dapat menggali perkembangan tersebut melalui berbagai pendekatan pemberitaan. Pengalaman petani dalam memperoleh pupuk dan mengakses layanan pertanian juga menjadi salah satu sudut pandang yang dapat diangkat dalam karya jurnalistik.

Dalam PIMA 2026, peserta dapat memilih satu dari tiga subtema yang telah ditentukan. Subtema pertama, Transformasi Layanan: Ketika Pupuk Lebih Cepat Sampai ke Petani, berfokus pada digitalisasi distribusi, inovasi pelayanan, dan pendampingan petani.

Subtema kedua, Transformasi Bisnis: Menata Industri Pupuk untuk Memberi Nilai Tambah, mencakup efisiensi industri, revitalisasi, inovasi, penguatan rantai pasok, serta penerapan prinsip keberlanjutan dalam bisnis perusahaan.

Sementara itu, subtema ketiga, Transformasi Hijau: Membangun Masa Depan Lewat Hilirisasi, memberikan ruang bagi jurnalis untuk mengangkat pengembangan industri hijau, diversifikasi usaha, hilirisasi, hingga upaya dekarbonisasi.

Baca Juga  Kutim Perkuat Ekosistem Pendidikan Lingkungan, DLH Paparkan Level Adiwiyata

Untuk kategori lomba, panitia membuka lima bidang, yakni Teks Hardnews, Teks Feature, Foto Cerita, Televisi, dan Radio.

Khusus kategori radio, peserta dapat mengirimkan karya dalam bentuk berita langsung (hardnews), feature, maupun talkshow.

Materi pemberitaan dapat mencakup aktivitas Pupuk Indonesia maupun anak perusahaannya di berbagai wilayah operasional. Namun, karya harus tetap relevan dengan salah satu subtema yang ditetapkan dalam kompetisi.

Pupuk Indonesia menyediakan penghargaan bagi enam pemenang di setiap kategori. Juara pertama akan menerima hadiah Rp20 juta, disusul juara kedua sebesar Rp10 juta dan juara ketiga Rp7,5 juta.

Selain tiga posisi utama tersebut, panitia juga menetapkan tiga pemenang kategori juara harapan. Masing-masing pemenang akan memperoleh Rp5 juta.

Dengan jumlah lima kategori dan enam pemenang pada setiap kategori, total hadiah yang disiapkan mencapai Rp262,5 juta.

Baca Juga  Bupati Kukar Tinjau Perkembangan Koperasi Merah Putih dalam Rapat Evaluasi

Untuk menjaga kualitas penilaian, karya peserta akan dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas wartawan senior pemimpin redaksi serta fotografer senior atau kepala redaksi foto dari media massa nasional.

Keterlibatan para praktisi media tersebut diharapkan dapat memastikan proses penilaian berlangsung dengan mempertimbangkan kualitas jurnalistik dan kekuatan karya yang diikutsertakan.

Jurnalis yang berminat mengikuti PIMA 2026 dapat menghubungi panitia melalui WhatsApp 081396428707 atas nama Vania atau 0882001855751 atas nama Putri. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh melalui email mediaaward@pupuk-indonesia.com.

Melalui kompetisi ini, Pupuk Indonesia mendorong jurnalis untuk menghadirkan pemberitaan yang tidak hanya membahas perkembangan industri pupuk, tetapi juga mengungkap manfaat dan dampak transformasi perusahaan bagi petani.

Karya-karya yang dihasilkan diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai peran industri pupuk dalam mendukung produktivitas pertanian dan mewujudkan swasembada pangan nasional.

Bagikan: