Buka Puasa HIPMA-KT di Masjid H. Bolly Jadi Ajang Reuni Mahasiswa Kutim, Jimmy Soroti Pentingnya Kebersamaan

Media Meratus, Kutim – Nuansa kehangatan Ramadan terasa kuat dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar keluarga besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Kutai Timur (HIPMA-KT) di Masjid H. Bolly, kawasan Kenyamukan, Sangatta, Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momen berharga bagi mahasiswa dan alumni untuk kembali berkumpul serta mempererat ikatan persaudaraan.

Pertemuan ini dihadiri oleh pengurus HIPMA-KT, para alumni dari berbagai angkatan, serta sejumlah tokoh daerah. Suasana kekeluargaan begitu terasa ketika para peserta saling berbagi cerita dan pengalaman, memanfaatkan bulan suci Ramadan sebagai waktu untuk memperkuat hubungan antar sesama mahasiswa Kutai Timur.

Baca Juga  Wartawan Dapat Intimidasi di Aksi 214 Kaltim, Koalisi Pers Sebut Pembungkaman Demokrasi

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua DPRD Kutai Timur Jimmy dan Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi. Kehadiran keduanya menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap peran organisasi mahasiswa dalam membangun solidaritas generasi muda daerah.

Dalam sambutannya, Jimmy menilai kegiatan seperti ini memiliki arti penting bagi keberlangsungan hubungan antar mahasiswa Kutai Timur.
“Silaturahmi seperti ini menjadi pengingat bahwa kita semua berasal dari daerah yang sama. Hubungan yang telah terbangun sejak lama harus terus dijaga agar kebersamaan ini tidak terputus oleh waktu maupun jarak,” ujarnya.

Baca Juga  Kejati Kaltim Selamatkan Rp271,45 Miliar dari Kasus Dugaan Korupsi PT JMB Group

Ia menyebut HIPMA-KT telah menjadi wadah yang mampu menyatukan mahasiswa Kutim yang menempuh pendidikan di berbagai wilayah. Dengan adanya kegiatan rutin seperti buka puasa bersama, komunikasi antar anggota tetap terjalin dan hubungan lintas generasi dapat terus terjaga.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan para mahasiswa merupakan modal penting bagi pembangunan daerah di masa depan. Organisasi mahasiswa dinilai mampu menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan sekaligus tempat membangun jaringan yang bermanfaat bagi daerah asal.

Baca Juga  Tak Ingin Tergusur Mendadak, Warga Tahura Bukit Soeharto Cari Keadilan ke DPRD

Jimmy juga menyinggung harapan lama para mahasiswa Kutai Timur untuk memiliki fasilitas bersama berupa asrama atau pusat kegiatan mahasiswa.
“Sejak beberapa waktu lalu sudah ada keinginan agar mahasiswa Kutai Timur memiliki tempat berkumpul sendiri, seperti asrama atau pusat aktivitas. Bahkan sempat muncul rencana pengadaan lahan yang bisa didukung melalui program CSR perusahaan,” jelasnya.

Ia berharap gagasan tersebut dapat kembali diwujudkan di masa mendatang sehingga mahasiswa Kutai Timur memiliki ruang bersama untuk berdiskusi, berkolaborasi, serta memperkuat jaringan antar generasi mahasiswa daerah.

Bagikan: